rupiah atau ikhlas?

hidup manusia tak lepas dari segi rupiah atau finansial bahkan setiap apa yang yang dilakukan, dari detik ke menit, menit ke jam semua ada unsur finansialnya. yang kalau bahasa kasarnya kita bisa terjemahkan apa yang kita lakukan kita harus bayar atau dibayar tentunya dengan rupiah. kegiatan seperti ini sudah mendarah daging terutama bagi kalangan bisnis yang tentunya kebanyakan ada yang sampai meninggalkan logika, rasa belas kasih dan bahkan sampai urusannya dengan hukum alam dan Tuhan.

kadang hanya karena masalah rupiah sampai membuat mata hati kita buta akan keindahan rasa kasih sayang, belas kasih dan lain sebagainya yang seakan-akan semua itu merupakan penghalangnya untuk mendapat sebuah materi yang dicari. banyak yang mati-matian bahkan sampai menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. tapi sebaliknya jika urusan dengan mengeluarkan rupiah untuk sebuah kegiatan sosial, amal atau yang lainnya kebanyakan agak kesulitan melaksanakannya, ogah-ogahan seolah-olah itu hanya pengganggu kesuksesan saja. sungguh kejadian ini sudahlah sangat tragis dan gila.

namun coba kita tengok jika kita kaitkan dengan kebutuhan untuk menolong sesama atau berbuat kebaikan bahkan sampai perintah Tuhan. apakah kita mau, mampu dan ikhlas jika seumpama yang dilakukan atau diperintahkan berhubungan dengan rupiahi? kalau dengan menyumbang tenaga, pikirinnya dan laiinya mungkin bisa tapi kalau dengan rupiah gimana mau nggak? itu semua tergantung dari diri pribadi manusia itu sendiri dominan mana mementingkan rupiah diatas segala-galanya atau rasa ikhlas yang dasyat, mengorbankan segala apa yang ada bahkan rupiah yang dipunyainya untuk digunakan dijalan Tuhan dan juga menerima apa adanya setelah berusaha dan berdoa.

padahal bukankah hidup ini sudah ada yang mengatur? baik dari segi finansiali, jodoh, karier sampai hidup dan mati. tapi kenapa kita sendiri masih pusing memikirkan rupiah seolah-olah tanpa kita akan menjadi hina, miskin bahkan mati tanpanya. kita lupa akan hakekat hidup kita di dunia, tak hanya mancari materi dan sebagainya namun juga Tuhan. diperlukan hati yang ikhlas bagi kita untuk melaksanakan apapun demi mencari keridhoan Tuhan dan jalan menuju kesuksesan akan terbuka lebar. janganlah rupiah membutakan mata hati anda namun utamakan keikhlasan dihati anda agar sukses segalanya…..

*- mr.gpk -*

Tinggalkan Balasan