Antara Kuliah, Kerja dan Nikah

 

Konon SMA adalah masa-masa yang paling indah. Banyak teman, kenalan, aktivitas, pengalaman dan lain-lain, lebih-lebih kalau punya pacar wah…berjuta rasanya. Banyak ingin yang dicapai, ini itu pokoknya yang enak-enak dipikiran kita. Mula-mula waktu kelas 1 SMA, pertama malu-malu karena masih beradaptasi dengan lingkungan baik dengan lingkungan kelas, sekolah, guru, dan teman-teman, tapi lama-kelamaan malu-maluin. Beranjak kelas 2 mulai deh nakalnya timbul, sok gaya, jaim (jaga image), atau bisa saja sudah mulai berani yang namanya pacaran. Baru kalau sudah kelas 3 mulai ada rasa kwatir, gelisah karen ujian kelulusan ada di depan mata. Lulus tidak ya?

 

Itulah sekelumit masalah umum yang dihadapi anak SMA, namun meski begitu tetap masa SMA adalah masa yang paling indah karena disitulah momen-momen penting bisa kita dapat. Disinilah kita mulai berjuang dan mengerti apa makna hidup sebenarnya, mulai bisa mengatur diri sendir bahkan sampai berpikir untuk masa depan. Masa SMA lah mulai terbesit dan terbayang apa yang akan dilakukan setelah lulus. Mau Kuliah, Kerja atau Nikah? Coba kita tengok sebentar ….

 

Seandainya setelah lulus SMA ingin kuliah apa yang bisa didapat? Apakah menyenangkan atau sebaliknya malah membuat beban? Kalau dilihat dari segi positifnya dengan kuliah tentunya akan menambah ilmu kita, menambah teman/kenalan, menambah status sosial kita, menambah kematangan kita untuk berpikir, menambah pengalaman baik itu dibidang organisasi atau kegiatan-kegiatan lain yang positif bagi diri pribadi, dan lain sebagainya yang tidak dapat di ungkapkan dengan kata-kata. Namun sebaliknya bisa saja dengan kuliah malah menjerumuskan kita pada kegiatan yang tidak berintelektual seperti demo yang tidak terarah, tawuran atau bisa saja kenal dengan barang haram narkoba belum lagi biaya kuliah yang mahal. Sedikit banyak kalau kuliah lebih banyak posotifnya ketimbang negatifnya paling tidak dengan kuliah menambah ilmu kita untuk menuju cita-cita yang diharapkan dengan lancar.

 

Seandainya setelah lulus SMA ingin kerja apa yang bisa kita hasilkan? Apakah dengan bekerja setelah lulus SMA jaminan untuk hidup sejahtera? Ujung-ujungnya manusia di dunia ini pasti ingin kerja dan harus kerja karena sudah menjadi kodratnya manusia berkerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Apalagi harga pokok pangan dan kebutuhan lainnya melambung tinggi, kalau jadi orang kaya enak, tapi kalau tidak bagaimana? Mau tidak mau kita harus berkerja untuk dapat meraup rupiah. Namun setelah lulus SMA langsung kerja apa menjamin kita yang tentunya kebanyakan lulusan SMA kurang matang ilmunya untuk terjun langsung di dunia kerja apa sudah mampu? Apa menjamin dengan lulusan SMA bisa dapat kerja yang enak?

 

Seandainya setelah lulus SMA ingin nikah bagaimana ya? Apakah nikmat dan enak kalau setelah lulus SMA langsung nikah? Kalau dilihat dari segi enak dan nikmat tentunya 100% orang akan menjawab nikah itu enak dan nikmat. Bisa selalu dekat dengan orang yang sangat kita cintai dan sayangi, jalan bersama, ngobrol bersama dan lain-lain tanpa diganggu oleh orang lain ketimbang masih dalam masa pacaran karena kita sudah dihalalkan oleh agama dan hukum. Namun kalau nikah tanpa persiapan yang matang tentunya akan menjadi masalah yang besar. Memang nikah pertama enak dan nikmat karena nikah adalah surganya dunia, namun kalau sudah punya anak tentunya akan berbeda ceritanya. Kalau orang yang sudah matang tentunya merupakan kebahagiaan tersendiri namun bagaimana yang belum nikah terus nekat nikah?wah pasti akan sulit karena harus bisa mengatur segalanya baik itu masalah perawatan sang bayi, belum masalah finansial yang harus disiapkan sampai sang anak bisa mencari penghasilan sendiri.

 

Dari ketiga ilustrasi singkat diatas merupakan contoh sekelumit masalah yang dialami setelah lulus SMA, mau tidak mau kita akan mengalami semuanya ataupun ada yang hanya salah satunya saja. Tentunya kita sebagai manusia mengharapkan yang baik-baik dan enak-enak namun untuk mencapai semua itu haruslah dengan perjuangan keras yang tidak hanya sekejap tapi bertahap dan terus menerus. Ya paling tidak kita mampu menyelesaikan masalah tersebut dengan bijak dan tenang karena dengan demikian kita akan belajar dari masalah itu. Pengalaman adalah guru yang paling baik maka perbanyak pengalaman, terus belajar dan belajar dan yang paling penting semangat juang tinggi menghadapi tantangan. Semangat …………………

 

*- Mr. GPK -*

2 Tanggapan

  1. waaaahhh saya bingung nihh..
    setelah SMA, kemana ya..???

  2. yuuup y gtu deh msa2 sma oyi

Tinggalkan Balasan