Genteng merupakan daerah yang mungkin bisa dikatakan teramai di Kota Banyuwangi, karena Genteng merupakan daerah strategis yang berada di tengah-tengah kota Banyuwangi selain itu juga tempat pertemuan berbagai informasi-informasi yang datang dar luar. Selain itu daerah Genteng merupakan daerah yang nyaman dan enak untuk siapa saja yang tinggal disana karena dari segi apapun yang dibutuhkan yang dibutuhkan orang tersedia disana. Meski tidak seramai kota-kota besar, jalannya yang kecil dan mungkin bisa dikatakan tertinggal dari kota lain tapi Genteng tetaplah tempat favorit bagi orang Banyuwangi.
Namun sayang karena akibat banjir yang melanda Situbondo beberapa pekan lalu mengakibatkan kurangnya kenyamanan dan ketenteraman yang terjadi di Banyuwangi khususnya daerah Genteng. Meskipun di Banyuwangi khususnya tidak mengalami banjir namun dampatnya bisa dirasakan contoh paling nyata yaitu kurang nyamanya jalan-jalan yang bisa dilewati di Genteng misalnya di jalan pertigaan Gentengwetan. Daerah yang merupakan pangkalan taksi-taksi kini rusak berat akibat lewatnya truk-truk pengangkut beban berat yang melintasi daerah Genteng, karena mereka tidak bisa melewati jalan pantura karena salah satu jembatan penyeberangandi Situbondo rusak.
Selain itu kalau kita amati juga dirasakan daerah keutara menuju Temuguruh khususnya di depan dan disamping SMP Muhammadiyah Genteng, jalannya juga mengalami rusak malah bisa dikatakan rusak berat. Hal ini bisa saja terjadi karena jalan di Genteng memang bukan untuk kapasitas truk-truk berbasis berat seperti itu, makanya jalanya di lewati sedikit saja bisa hancur. Tak hanya itu selain jalannya yang kurang nyaman juga kadang sering terjadi kemacetan karena jalan yang dilewati truk-truk itu terlalu sempit sehingga butuh antri untuk melewatinya.
Sungguh sangat disayangkan kotaku yang indah ini hancur karena truk-truk itu, ya meski tidak begitu parah namun sangat mengganggu. Terus bagaimana pemerintah menyikapinya? Apakah ada rencana untuk perbaikan jalan di kotaku ini? Kayaknya sampai saat ini pemerintah masih adem ayem saja, tapi kita berharap semoga masalah ini cepat selesai dan musibah yang terjadi di daerah-daerah Indonesia kita tercinta ini juga cepat selesai.
*- Mr. GPK -*
DIarsipkan di bawah: Artikel, berita | Tagged: Artikel, banjir, banyuwangi, genteng, situbondo, sma 2 genteng









Waahhh…. keadaan Genteng jadi kayak gt ya.
kira2 gimana ya kabar kondisi tempatku sumberayu?? apa kyk gt jg??? smg aja ngga. mungkin ada yg mw reportase lgsg dari sumberayu…??? aku tunggu…heheheee….
wah jadi pusing nih kontraktornya, masih masa pemeliharaan tuh kontraktornya masih punya kewajiban buat memperbaiki. moga cepat diperbaiki biar perjalanan kuliah kita lancar
@HunDeey
alhamd…..cuma genteng ja kok jalannya kalau yang c mngkn kena hujan dan angin kencang aja hi3x…..
ku kangen juga ma genteng…
banyak banget deh kenangan disana walopun cuma 3 tahun..
ku malah pingin pulang kesana daripada ke lampung..
aduh aku kangen banget kampung halamanku…
kota kecil yang ramah, masih g ya rsta alias radio suara tawang alun, hihihi…jadi inget trinil, sandiwara radio yg terkenal. jadul banget ya…
glenmore, sugihwaras, balerejo. Ayyasaya alloh tahun ini bisa pulang.
Kondisi jalan Banyuwangi Jember pasca banjir Situbondo memang sangat memprihatinkan, khususnya antara Krikilan sampai Kalibaru, kemudian bersambung di Gunung Gumitir yang mau tidak mau harus mendapat perhatian khusus dari Pemerintah maupun Instansi terkait, jangan menunggu seperti kejadian yang mengakibatkan Sopyan Sofyan yang mengalami kecelakaan akibat jalan rusak, dan baru diperbaiki setelah ada kecelakaan terhadap orang penting. Bagi Polisi dan DLLAJ tindak kendaraan yang melanggar.
Untuk Tawang Alun 92,1 FM selalu dekat dihati.