Hujan terus-menerus turun beberapa hari ini mengguyur sebagian wilayah di Indonesia khususnya di wilayah pulau Jawa, yang akibatnya timbul banjir karena air tidak dapat mengalir dengan lancer karena tersumbatnya selokan-selokan yang dipenuhi sampah, belum lagi ketika hujan turun deras hingga air di sungai-sungai meluap ke jalan raya. tidak hanya itu saja, akibat banjir yang ditimbulkan aktivitas belajar mengajar, perkantoran pun sepi lenggang kangkung karena banyak diantara mereka mengungsi ke tempat-tempat aman meninggalkan tempat kediaman yang penuh kenangan dan kenyamanan.
Kayaknya tahun ini adalah banjir yang paling dasyat, buktinya di berbagai daerah terkena dampaknya. Tengok saja di Situbondo, akibat hujan deras dan angina kencang jembatan-jembatan penghubung antar desa hancur dan rusak akibatnya transportasi menjadi lumpuh tak terkendali. Banyak pohon tumbang dan rumah rusak hingga masyrakat mengungsi di tempat yang lebih aman. Musibah ini tentunya harus mendapat perhatian dari kita semua utamanya bagi teman-teman kita anak-anak SMA 2 Genteng yang juga turut prihatin akan kejadian tersebut.
Atas inisiatif para guru dan murid, OSIS dan segenap jajarannya bergerak dan mencoba untuk membantu masyarakat Situbondo dengan jalan mencari sumbangan di jalan raya. Mulai hari Jumat tanggal 15 Februari 2008 sampai batas waktu yang tidak ditentukan, dan dari pagi sampai sore dengan jadwal yang bergiliran mereka semangat pantang menyerah meski panas terik menyengat tubuh. Tidak hanya itu saja sumbangan dari para guru, murid dan warga sekolah lainnya merupakan bukti solidaritas mereka kepada masyarakat Situbondo.
Patutlah kita acungkan jempol kepada teman-teman SMA 2 Genteng karena meski jadwal sekolah dan aktivitas yang padat mereka dengan hati ikhlas dan rela untuk membantu sebisa yang mereka lakukan. Meski tidak bias mengunjungi dan membantu langsung di tempat kejadian paling tidak mereka dapat membantu dengan materi dan doa meski tidak seberapa besar sesuai yang diharapkan.
*- Mr. GPK -*
DIarsipkan di bawah: Sekolah, smada news | Ditandai: Artikel, banjir, banyuwangi, situbondo, sma 2 genteng








