• Ikasmadupa Say …..

    Maaf jika ada kesalahan dalam penampilan, masih ada perbaikan dan pembenahan teknik untuk waktu yang belum bisa ditentukan. Tapi blog ini masih aman n terima kasih atas dukungannya ya ........
  • Smada Info …..

    Pengumuman ...!

    Kegiatan Pondok Ramadhan di SMADA 2008

    Assalamualaikum wr. wb
    Sebelumnya kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan 1429 H dalam menyongsong kegiatan ramadhan yang penuh hikmah, SMA Negeri 2 Genteng akan mengadakan :
    Kegiatan : Pondok Ramadhan
    Hari/Waktu : Kamis-Sabtu, 4-6 September 2008
    Tempat : Kampus Palma

    bagi alumni SMADA yang memiliki waktu luang bisa bergabung untuk ikut berpartisipasi aktif sebagai pemateri bersama-sama alumni lainnya yang telah diberi amanah oleh pihak sekolah untuk
    meng-handle kegiatan Pondok Ramadhan tahun ini.

    info lebih lanjut, hubungi :
    Muhammad Faiz (alumni 2004), 081386766450.

    Wassalamualaikum wr. wb

  • Info Express

     

    Jangan Pernah Selingkuh (JPS)

    Sudah pernah denger kan judul lirik diatas? pastinya sudah duong....? ANgkasa BanD kini hadir di kota Genteng-Banyuwangi. Nonton yuk aksi mereka di Stadion Maron Genteng pada tanggal 13 Juni 2008. Ayo jadikan moment ini berarti dan damai............

     

  • People’s Join

    web tracker
  • Kategori

  • Arsip

  • RSS Aktual – media online

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS Wikimu

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS Iptek – Kompas

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Visitor's Today

    • 35.327 hits
  • Tulisan Teratas

Sebuah Penantian

Wajah kusut penuh dengan debu hitam pekat akibat angin yang bertiup kencang menghiasi wajah tampannya bagaikan sinar matahari tertutup awan tebal dilangit yang cerah. Suasana begitu sunyi dan sepi tatkala dia duduk dibangku penantian, bangku panjang dan rapi berjejer dihalte bis yang baru dibangun sekitar 2 bulan yang lalu di kota indah tempat tinggalnya itu. Dengan sedikit senyum kepada setiap orang yang lewat dan duduk sejenak untuk menunggu bis baik itu sekedar duduk-duduk saja, membaca, makan dan minum bahkan juga bisa saja ngrumpi untuk menghilangkan jenuh karena lamanya bis yang akan datang.

Sudah 3 kali dia menunggu dan menunggu di halte bis itu, hanya ingin menunggu dan menunggu sesuatu yang diharapkan akan datang dan menghampirinya. Namun sudah 2 kali belum juga nampak yang dinanti akan datang menjumpainya, dan untuk yang ketiga ini dia berjanji didalam hati kecilnya kalau sampai tidak datang lagi dia akan pergi jauh dan jauh dari halte bis itu. Sebentar-sebentar dia menoleh ke kanan dan ke kiri, kedapan dan kebelakang hanya sekedar ingin tahu apakah yang dinanti datang. Detik detik terus berlalu menginjak menit, menit menit berlalu menginjak jam, berjam jam pun telah dinanti dan dinanti olehnya. Namun apa daya kiranya nasib belum berpihak pada dirinya sehingga sebuah impian dan harapan yang diinginkan menjadi sia-sia belaka.

 

Hati yang kesal akhirnya pun timbul untuk menggerakan tubuhnya berdiri dan meninggalkan tempat penantiannya itu segera bergegas pulang kerumah untuk beristirahat dan merenung tentang apa yang telah terjadi. Dia mulai melangkahkan kakinya selangkah demi selangkah sambil sesekali menolehkan pandangan matanya ke belakang berharap keajaiban terjadi pada dirinya. Tapi lagi-lagi tak terjadi apa yang ada hanyalah hiruk pikuk orang yang sedang menunggu bis mereka masing-masing.

 

Selang beberapa langkah hampir ketika dia menghilang dari halte seorang gadis cantik, mungil dan langsing bagai model yang sedang berjalan di catwalk dengan suara merdu mesra memanggilnya. Sekejap dia pun kaget akan suara yang pernah didengarnya, yang pernah di ajak bicara dan suara yang dinanti-nantinya. Seakan tak percaya dan berharap ini nyata dia membalikkan tubuhnya dan hadir dihadapan dirinya seorang gadis penantian.

 

Langsung tanpa perintah seolah-olah dia tahu apa yang harus ia lakukan, dia menghampiri gadis itu dengan wajah yang senyum gembira dan menyapanya kembali dengan penuh mesra. Tak banyak bicara dan penuh dengan tanda tanya sang gadis pun mulai memberikan suatu bingkisan berbentuk surat yang kemudian diberikannya kepada lelaki penanti ini. Dengan sigap langsung diterimanya surat itu seraya mengucapkan terima kasih dan kemudian duduk kembali di bangku bis halte.

 

Dengan perasaan was-was dan deg-degan di dalam hatinya, diapun mulai perlahan membuka bingkisan itu yang ternyata isinya adalah surat bertuliskan tulisan yang indah bagaikan puisi-puisi yang tersusun rapi dan indah penuh makna. Kira-kira begini bunyinya surat tersebut:

 

Dear honey…..

Gimana kabarnya baik-baik saja kan? Maaf yang mas aku telah membuatmu khawatir dan pasti sekarang kamu juga sangat khawatir memikirkan keadaanku. Tapi mas nggak usah khawatit keadaanku baik-baik saja dan tentunya aku berharap mas juga baik-baik saja.

 

Mas…. maafin aku ya? Aku nggak bisa bertemu kamu langsung padahal sangat ingin dna sangat ingin karena aku sangat merindukannmu, tapi aku nggak bisa. Makanya aku kirim surat ini lewat temanku susi untuk diberikan kepadamu.

 

Mas … aku tak tahu mau mulai ngomong darimana karena aku tau pasti mas akan marah dan kecewa padaku. Tapi mau nggak mau aku juga harus ngomong karena aku tak ingin masalah ini berlarut-larut.

 

Mas… sungguh indah cinta dan sayang yang kau torehkan kepadaku hingga aku tak bisa membalasnya, sungguh nyaman dan tenteram didekatmu hingga aku tak bisa jauh darimu, sungguh damai dan indah, indah dan indah yang selalu kurasakan ketika ku bisa bersamamu. Namun kini aku sadar kiranya aku bukan jodoh yang cocok untukmu karena aku tau diriku hanyalah pembuat masalah dan masalah buatmu.

 

Maafin aku mas…kiranya hubuungan kita ini harus berakhir sampai disini. Maafkan aku dengan sepenuh hatimu, aku tahu kamu pasti sangat marah dan kecewa kepadaku tapi aku tau kaulah yang terbaik, kaulah yang mengerti perasaanku. Ijinkan aku tuk menjalani hidup tanpa hari-harimu, biarkanlah diriku terbang bebas mencari jati diriku yang sebenarnya. Terima kasih atas semua yang kau lakukan untukku, dan aku berharap kita bisa bersatu kembali suatu saat nanti.

 

Salam dan rinduku selalu untukmu….

 

Bagaikan disambar petir dan hujan deras yang mengguyur tubuhnya hingga tubuh tak bisa bergerak, mata tak bisa terpejam, mulut tak bisa bicara, jantung tak berdetak, air mata bercucuran dan sekali isak tarikan ingus dihidung membuat suasana semakin sedu. Sungguh penantian yang sia-sia, meski lama menunggu dan sabar menunggu hanya ingin mendapat jawaban yang tak pasti, membuatnya menjadi hilang semangat tak bergairah. Kiranya memang nasib kali ini benar-benar tak memihaknya. Lama dia meresapi kata-kata yang tertulis didalam surat itu seakan tak percaya kalau surat itu mengatakan kata-kata yang menyakitkan hatinya.

 

Tak hanya sekali ia baca namun berkali karena begitu sangat tidak ia percaya hal ini akan terjadi. Seorang gadis pujaan penyemangat dan inspirasi baginya kini hilang meninggalkan dirinya dalam kesunyian dan kesepian yang tak berujung. Sungguh sangat kecewanya ketika hal ini terjadi, namun apa daya yang tejadi sudah terjadi tak bisa diperbaiki lagi. Dengan kecewa ia bangkit dari tempat duduknya bergegas mengayuh sepedanya dengan semangat pulang kerumah. Sesampainya ia langsung berbaring ditempat tidur dengan wajah sedih dan kecewa ia langsung tidur seraya berharap setelah ia bangun nanti semuanya hanyalah mimpi belaka dan iapun tertidur lelap dari penantiannya selama ini. Hening dan sepi yang ada hanyalah dengkuran keras meramaikan siang yang penuh dengan kesia-siaan.

 

*- Mr. GPK -*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: