• Ikasmadupa Say …..

    Maaf jika ada kesalahan dalam penampilan, masih ada perbaikan dan pembenahan teknik untuk waktu yang belum bisa ditentukan. Tapi blog ini masih aman n terima kasih atas dukungannya ya ........
  • Smada Info …..

    Pengumuman ...!

    Kegiatan Pondok Ramadhan di SMADA 2008

    Assalamualaikum wr. wb
    Sebelumnya kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan 1429 H dalam menyongsong kegiatan ramadhan yang penuh hikmah, SMA Negeri 2 Genteng akan mengadakan :
    Kegiatan : Pondok Ramadhan
    Hari/Waktu : Kamis-Sabtu, 4-6 September 2008
    Tempat : Kampus Palma

    bagi alumni SMADA yang memiliki waktu luang bisa bergabung untuk ikut berpartisipasi aktif sebagai pemateri bersama-sama alumni lainnya yang telah diberi amanah oleh pihak sekolah untuk
    meng-handle kegiatan Pondok Ramadhan tahun ini.

    info lebih lanjut, hubungi :
    Muhammad Faiz (alumni 2004), 081386766450.

    Wassalamualaikum wr. wb

  • Info Express

     

    Jangan Pernah Selingkuh (JPS)

    Sudah pernah denger kan judul lirik diatas? pastinya sudah duong....? ANgkasa BanD kini hadir di kota Genteng-Banyuwangi. Nonton yuk aksi mereka di Stadion Maron Genteng pada tanggal 13 Juni 2008. Ayo jadikan moment ini berarti dan damai............

     

  • People’s Join

    web tracker
  • Kategori

  • Arsip

  • RSS Aktual – media online

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS Wikimu

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS Iptek – Kompas

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Visitor's Today

    • 35.388 hits
  • Tulisan Teratas

Tanggal 1

Pekerjaan menumpuk, menggunung diantara meja panjang milik Rahmat. Sehari-harinya hanya mengumpulkan data, mengetik dan mengarsip. Entah berapa ratus atau ribu berkas yang ia simpan di brangkasnya. Belum lagi dimeja kerja yang setiap hari penuh dengan berkas, berkas dan berkas. Tampaknya hidup Rahmat dipenuhi dengan berkas-berkas pekerjaan yang tak kunjung selesai.

Baca lebih lanjut

Dibalik Jeruji

Air matanya becucuran, dikalan ia ingat akan peristiwa pedih dan nista waktu itu, mengalir deras ke dasar lantai yang kotor dan bau. Penyesalan yang ia rasakan begitu dalam sampai ke tulang-tulang kecilnya. Dosa besar apa yang ia lakukan sampai harus berada dibalik jeruji besi Polres Besuki. Sehari-hari yang ia lihat hanyalah tembok kotor berukuran 4×3 meter, kanan kirinya sesak dengan kawan sekamar, tak hanya itu saja bau pesing dan busuk terbawa angin sampai ke lubang hidungnya menambah seram dan ngerinya kamar penjara.

  Baca lebih lanjut

Tasbih

Entah mengapa begitu gembiranya Rafi ketika mendapat sebuah hadiah mungil yang belum ia ketahui apa isinya. Namun sebegitu gembira hatinya, berbunga-bunga dan begitu cepat detak jantungnya memompa melebihi kecepatan pergerakan jarum jam. Tak hanya itu keringat dingin keluar dari pori-pori kecilnya menambah tegang dan haru suasa saat itu. Hadiah kecil dari seorang gadis dengan senyum kecilnya yang memukau dan tutur katanya yang halus saat menyerahkan hadiah itu. Hari ulang tahun yang spesial bagi Rafi tahun ini.

  Baca lebih lanjut

Dzikir Cinta

Kutarik nafas panjang dari kedua lubang hidungku, semakin dalam kutarik semakin dalam kurasakan kekuatan udara yang kuhirup. Melewati tenggorokan keringku dengan kekuatan yang dasyat hingga terasa sejuk dan nyaman seolah-olah tenggorakan yang kering berubah menjadi basah dan segar. Sesak di dada mulai hilang dengan terisinya udara dzikir yang kuselipkan dengan perlahan dan tenang menenteramkan hati dan jiwaku. Berulang-ulang aku lakukan dengan penuh hikmat dan mantap sambil mengjirup udara segar disekelilingku sambil pula kuselipkan asma Allah sebagai pengiringnya.

  Baca lebih lanjut

Runtuhnya Dinding Iman

Paras yang putih bagaikan salju yang turun lembut di daratan dengan sedikit angin yang berhembus sepoi-sepoi selembut sutra. Tubuh tegap setegak tiang bendera yang kokoh. Namun kini matanya berkaca-kaca menyesali nasib yang telah terjadi tapi apa daya nasi telah menjadi bubur hanya penyesalan dan penyesalan yang penuh sesak di dalam dada. Tiap kali mengenang masa lalunya tiap kali itu pula cucuran air mata penyesalan mulai runtuh dari mata indahnya itu. Entah iblis apa yang membuatnya terperosok kedalam lembah kenistaan dan kehampaan.

Baca lebih lanjut

Suara Penyejuk Hati

Aldo, begitu biasanya dia dipanggil oleh teman-temannya. Lengkapnya Muhammad Reivaldo Al Manaf. Lugu dan lucu dengan baby face gelar yang disandang pemberian sahabatnya sewaktu kuliah. Sudah hamper 2 tahun dia menapaki hidup dalam perjuangan hidup mencari nafkah demi sesuap nasi dan seteguk air. Tak banyak tentang kisah mudanya, yang bisa dikenang hanyalah perjuangan-perjuangan yang tiada hentinya. Detik ke detik menjamah Menit. Menit ke menit menjamah jam. Dan sudah berjam-jam, berhari-hari, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun dia habiskan hanya sekedar bisa hidup dan bertahan dari ganasnya deburan ombak kehidupan dunia.

Baca lebih lanjut

Aku Cinta Kamu….

Fajar telah bersinar lembut selembut sutra, angin berhembus sepoi-sepoi, dedaunan penuh dengan embun pagi yang segar, dan udara kian hangat untuk dihirup pagi itu. Seperti biasa Joni (panggilan sehari-harinya) bergegas untuk pergi ke kampus, ya biasa ada jam kuliah pagi dan dosennya pun terkenal kejam, sadis dan bengis (menurut sebagian orang). Namun baginya semua dosen itu baik semua hanya saja mungkin kebiasaan buruk setiap dosen yang membuat citra dimata para mahasiswa dirasakan begitu berbeda. Ada yang bilang cerewetlah, kejamlah, kurang kerjaanlah dan bahkan ada yang sampai dibilang killer. Tapi Joni tetaplah Joni, nyaman dan santai seolah-olah hal tidak ada yang perlu dirisaukan dan dikhawatirkan dengan masalah itu.

Baca lebih lanjut